Monday, December 19, 2011

Greyson Love Story

Namaku Claudia Lavender Jeremiah. Mungkin sebagian kalian menganggap aku lahir di dekat tanaman Lavender. Tidak. Aku lahir di Rumah Sakit Lavender. Dan namaku 'Jeremiah' diambil dari alkitab dan itu nama keluargaku.
----
Hari ini, menurutku ini hari buruk! Kau tau mengapa? Aku habis dimarahi kedua orang tuaku. Padahal, itu ulah adikku. Kedua, pacar ku meminta hubungan kami putus. Aku tak tau. Ya.. nasib memang.


Aku duduk termenung di danau dekat rumahku. Ini cocok sekali menggambarkan suasana hatiku. Ya. Sedih. Aku menggalau sambil mencabut rumput di pinggir danau dan melemparkan rumput itu ke tengah danau sambil menghempaskan segala galau ku. Ini cara paling ampuh untuk mengusir galau ku. Mungkin hanya 5 menit. Tetapi, ini hampir 1 jam. Di danau ini tak ada siapa-siapa kecuali aku. Ya, aku yang ada di sini.
"Kamu jahat!! Kenapa kamu putusin hubungan kita?!!" tanya sebuah suara. Aku kaget. Ternyata tak hanya ada aku di danau ini dan menghempaskan semua kesedihannya. "Kamu siapa?" tanyaku tanpa berpaling "A.. aku Greyson Chance," jawabnya. Aku tak percaya. Mungkin orang ini sudah sinting sehingga menyebutnya Greyson Chance. Aku segera berdiri dan menghadap ke orang itu untuk memastikan. Ternyata, orang itu melakukan kegiatan yang sama. Memang dia Greyson Chance. Apa yang kalian lakukan saat bertemu idola kalian? Itu yang aku rasakan.
"Siapa kau?" tanya Greyson "Aku? Aku Claudia Lavender Jeremiah," jawabku malu-malu. "Pacarmu pasti minta hubungan kalian putus, ya?"tebak Greyson "Ha? Tidak!" jawabku cepat "Sudah. Tidak usah bohong.  Matamu sembab," ujar Greyson.
----




Aku meluangkan waktu ke Pondok Indah Mall bersama sahabatku, Bella. "Bel, ke pondok Cup Cakes yuk!" ajak ku sambil menarik lengan Bella yang sedang melihat pakaian. Aku membeli cupcakes bergambar elmo, sedangkan Bella membeli cupcakes bergambar princess. "Hai.." sapa seseorang sambil menepuk pundak ku. "Eh, Grey?" tanyaku bingung, dia membawa kado berwarna merah muda. "Iya." "Mau makan bareng?" ajak ku "Boleh," jawab Greyson.
----
Kami berdua makan di Solaria Restaurant. Mahal memang, tetapi sangat memuaskan. Apalagi bagi Greyson yang hobi makan. Selesai makan, Greyson meminta pin BlackBerry -ku. "Aku minta pin ya," pinta Greyson "Nih, 22dxxxxxx." jawabku "Terimakasih.. hmm.. aku pulang dulu. Sebentar lagi aku mau tampil." ujar Greyson.
----


Hawa kota ku sangat dingin sekali! Semua orang mungkin memilih tidur. Begitu juga aku. Sepasang mataku melihat jam dinding. 19. 12 itu jam dinding ku menunjukkan jam. Tiba-tiba, LED merah BlackBerry -ku menyala. Aku langsung mengambil BlackBerry -ku. BlackBerry Messenger dari Greyson?!!
Greyson Chance : "Hai, Claudia! Bisakah kau datang ke Paris Restaurant malam ini? Tapi, kurasa ini hujan deras. Dan mungkin kau tidak diperbolehkan ya. Ya sudah, besok saja temui taman kota"
Claudia Jeremiah : "Jam berapa, Grey? Mungkinkah jam 4 sore?"
----

Aku berjalan melewati koridor sekolah yang sangat sepi. Kau tau apa sekolahku? Santa High School. Memang, namanya agak aneh. Sekolahku ini dibangun pada saat dongeng Santa sedang dibuat. Mungkin sudah lama.
Aku dan Bella tidak berbicara berdua. Hening masih. Aku pun memakai i-pod untuk mendengar lagu. I-pod itu pemberian dari MANTAN pacar ku. Aku mengingat - ingat kejadian terindah bersama pacar ku. Kau tau? Pacar ku bernama Zayn Malik. Sekarang, dia menjadi personil ONE DIRECTION (1D). Mungkin ia mendapat pacar yang baru dan lebih baik dari aku, sehingga ia memutuskan hubungan kita.
Aku duduk di bangku tengah. Di sebelah ku, biasa. Ada Bella yang menjadi sahabat ku. Aku di kelas XI A. 
----


"Claudia.." panggil Bella saat istirahat. "Ya?" jawabku dengan nada bingung "Siapa Greyson? Pacar mu yang baru ya?" tebak Bella setengah mengejek ku. "Enak saja! Kau tak kenal Greyson Chance?" tanyaku balik "Penyanyi?" tebak Bella lagi "Ya!" jawabku. "Bel, mau nanti kau bertemu Greyson?" tanyaku sambil mengunyah bakso "Boleh lah," jawab Bella.
----

Aku melihat BlackBerry -ku. BlackBerry Messenger lagi. Ternyata dari Greyson:
Greyson Chance : "Hai, Claudi! Hmm.. kamu ke taman sendiri ya? Mau?"
Claudia Jeremiah : "Tetapi, aku sudah terlanjur mengajaknya :("
Greyson Chance : "Yah.. Ya sudah. Nanti kau ajak dia pulang dulu. Lalu kau kesini lagi. Bagaimana?"
Claudia Jeremiah : "Tak usah. Dia paling pulang jam 6. Dia akan les"
Greyson Chance : "Ya sudah. Aku tunggu!"
----
Aku segera mengajak Mang Ujang ke taman kota dengan Bella. Dengan mobil Lamborghini warna putih. Aku memang identik dengan warna putih. Semua barang di kamar ku berwarna putih. Tak ada suara di antara kami. Bella sudah terhanyut dalam SMS dengan pacarnya. Sedangkan aku, aku hanya memakan cupcakes dan mendengarkan lagu dari i-pod. Aku suka sekali dengan cupcakes. Mungkin sehari aku bisa menghabiskan 6 buah cupcakes, bahkan lebih. 
----
"Bella! Ayo!" ajak ku kepada Bella yang sedang asyik ber- SMS an dengan pacarnya. Sedikit cemburu aku. Tapi, tak apalah. "Mana Grey... son?" tanya Bella "Sabar," jawabku tenang. Aku segera menarik tangan Bella. "Hai Grey!!" sapa ku "Eh, hai!!" sapa Greyson "Kenalin, ini yang namanya Bella," kataku memperkenalkan Bella ke Greyson "Hai. Bella," kata Bella "Greyson," kata Greyson sedikit tersenyum. "Yah.. sudah jam 6. Aku mau les. Aku pulang dulu ya," kata Bella tiba-tiba. 
----
"Makan yuk! Sudah jam 7 !" ajak Greyson "Yuk!" jawabku semangat. Tetapi.., mengapa Paris Restaurant sangat sepi dan gelap? "Eh, aku ke toilet dulu ya," pinta Greyson. Aku memasuki ruangan itu dengan ragu. Tanpa aku sadari, Greyson sebenarnya duduk terlebih dahulu. "Grey?" tanyaku bingung "Ya?" jawab Greyson dengan nada bingung "Aku mengajak kamu kencan." jawab Greyson "Tapi.., kan kita baru beberapa hari bertemu. Mengapa kau mengajak ku kencan?" tanyaku lagi "Tidak boleh?" tanya Greyson balik. Aku hanya diam menyerah. 
----






7 bulan aku menjalin hubungan dengan Greyson. Ku harap, aku bisa melanjutkan hubungan kita! ^^ []
COMMENT YA BRO! CAYO!
- XoXo -

No comments:

Post a Comment