Saturday, June 9, 2012

GUE DI FOLLOWBACK CODY SIMPSON!!!

HAI ALL!! SEKIAN LAMA KITA TAK JUMPA, AKHIRNYA GUE DATANG BAWA BERITA BAHAGIAH~~~~~ *tebar pesona*

YAK, SESUAI JUDUL KALI INI, TWITTER GUE DI FOLLOWBACK SAMA @CODYSIMPSON!! AAHHH.... RASANYA BERLAYAR BERSAMA PAUS AKROBATIS, MENIKMATI RASI BINTANG YANG PALINNNGG MANIISS *iniapa*

YAK DARI PADA LO, LO, LO *sambil nunjuk* BENGONG, GUE KASIH CUPLIKANNYA.


Jujur, gue cuma mention si Cody satu kali waktu hari SENIN. Kan, iseng aja tuh. EH WAKTU GUE CHECK FOLLOWERS, ABANG CODY FOLLOW GUE! SUMPAH, GUE SPEECHLESS BANGET, BRO! GUE CUBIT PIPI BERKALI-KALI, LOMPAT DI KASUR, TIDURAN SAMBIL NGANGKANG, MAKANIN TIKUS DAN GUE PASTIIN KALAU INI NGGAK MIMPI. 


Monday, April 23, 2012

Ciri-ciri Orang 4L4Y

hai semuaa!! sesuai judul posting gue... gue akan ngebahas orang 4L4Y, atau lebih tepatnya ALAY. kenapa gue bahas ini? ok, gue akan menjelaskan.
gue kan punya temen di facebook dan twitter, dia itu alay -nya kebangetan. daripada lo, lo, lo, lo bingung, gue akan menjelaskan ciri-ciri orang alay. mumpung gue baik. haha :p

Ciri-ciri Orang Alay

  • Nama facebook: "Aqko0 Chiee Cew3 KceP1aN" langsung aja lo... IGNORE!!!

  • Tulisan Gede-kecil plus angka. Biasanya, orang kaya gini itu suka hitung-hitungan dan suka seni. Contohnya: "Y4nnnKK'zzz Km03 Gyy1ee Apppzzzzzz ???????????????" Gue punya teman yang suka pacaran di twitter. Mereka itu alay. Pengin gue unfollow, takut marah... Gimana dong? Duh.... gue sedih. Eh, kok kebawa curcol? Ok, lanjut-,,,-v

  • Nyampah di comment/mention fb/twitter orang. Contoh: Orang itu lagi posting foto. Eh.. temannya dateg dan langsung mention/comment: "Wah... Lo ganteng ya. Beruntung banget pacar lo.. Umm..". Wah, emang ini lo kira ajang jari jodoh?!! eh, mending lo cari deh ya di koran koran itu. Ih,.. temen kaya gini menurut gue harus remove.

  • Username twitter banyak angka. Contoh:  @aqcyankmuclamanya1234567890. Orang kaya gini pecinta matematika.

  • Mamer baju yang ada tulisan negara. Contoh: Temen lo dateng ngampirin lo cuma buat pamer baju. Dia ngomong begini: "Eh.. liat deh baju gue. Bagus ya.. ih... kemarin abang gue abis beli nihh.." logat dia kaya ibu-ibu arisan. Dan, setelah ditelusuri, abangnya cuma beli di Tanah Abang. 

  • Foto-fotonya di edit pake photoshop. Biasanya sih di edit pake emoticon gitu deh. Dan biasanya ditambah tulisan yang warnanya merusak mata. 

  • Gue: gw, w. Lo: loe. Aku: Aq, Aqu. Kamu: U. Eh, mbakk.. mas.... nyadar dong... tulisan kaya gitu mah ga ada di kamus besar. Kok lo bisa cari tulisan kaya gini darimana? lo dari planet yaa?

  • Foto dengan gaya: bibir di monyongin, jari telunjuk di depan bibir. Bagi orang kaya gini, mereka unyu maksimal. Tapi, bagi gue itu bikin mata gue lepas. Udah ah, gue males jelasinnya.
  • Ngechat di fb orang. Dan langsung, "Ehhhh........... like foto gue yaa.." "Like status gue yaa! Yang baruu..." atau mungkin, "Hai.. cowo, cewe, banci, boleh kenalan gaa?" Ok, yang ini tanpa di jelasin, langsung REMOVE!!! 
Sekian ciri-ciri orang 4L4Y yang gue dapet. Kalo lo kaya gini, segera bertobatlah, karena ajal sudah dekat. Ok, BABAAYYY, Prof. Denadia Uedan mau pergi! ^^ *ngacir naik elang bang Radith*

Monday, April 16, 2012

Cinta, Delima

halloo readers yang unyu-unyu, imut-imut, amit-amit..... Denadia's back!

kangen ga sama gueee???? kanggeeeen yaaaa~~

ok. skip.

gue mau bahas tentang cinta dan delima *backsound: Cherrybelle-Delima*.
ini semua tentang pengalaman gue, kalo ada yang ketawa, gue bunuh satu-satu!

 CINTA
yak, pasti lo semua pada pernah merasakan cinta. ngga usah bohong, gue tau lo yang baca posting ini sebenernya lagi demam cinta. kwuukkwwuuk! *kabur*
biasanya, cinta modern kaya zaman sekarang mulai kecil. kelas 3 SD rata-rata. kalo anak kecil mah biasa, mereka kan orangnya masih polos. nahhhh... gue punya pengalaman waktu kelas 1 SD. biasa gue masih polos. di kelas gue kan ada cowo yang dulu kelas 1 SD ganteng *menurut gue*. nah, gue batin, "wah.. ganteng banget.. bla bla bla". dan sekaraaannnggggg.......... cowo itu.... lenyap sudah kegantengannya...
sekarang lanjut ke kelas 3 SD. ada temen gue yang suka sama gue. namanya siapa ... lupa. (biasalah, gue kan banyak yang suka *kibas rambut*) sewaktu gue sakit, satu minggu, anak itu bilang sama salah satu temen gue, "besok kalo dena masuk, gue mau kasih MUTIARA!". dan tau gaa? anak itu DUSTA!!! *jegerrr*
sekarang, ya. gue kelas 5 SD. saat ini gue masih unyu-unyunya jadi cewe. sewaktu semester 2 awal, temen gue yang suka sama gue waktu kelas 3 SD nyatain perasaannya. hasilnya... umm..... sudahlah.

DELIMA
delima. ini sebuah buah yang dijadikan apa ya..
delima itu lagunya ceribel
delima itu perasaan
delima itu KATA!! *emosi*
delima itu muncul kalo misalnya kita bingung menentukan pilihan, banyaknya sih menentukan pasangan. kwwuukkwwuukk.. *kabur*
gue baru-baru aja delima. gue suka. suka ya,.... bukan cinta, beda suka sama cinta itu. beda! camkan itu! *berlagak bu lurah* gue suka sama 2 orang anak cewe, eh, cowo. mereka itu punya kelebihan dan kekurangan. satu cowo itu dia pintar gambar, baik; satunya lagi, dia lucu, baik. dan kekurangan mereka sama, mereka (maaf) bodoh. gue selalu mikir, "orang tuanya kalian nyesel tau kalo kalian kaya gini!!!!" dan "orang bodoh ganteng. orang pintar cakep.."



OK.. SAYA SUDAHI PERBINCANGAN KALI INI. SAYA DENADIA CARAP UNDUR DIRI DARI HADAPAN ANDA. TETAP BERSAMA CARAP DI HARI-HARI SELANJUTNYA. KOWAWA!

Friday, March 30, 2012

Kisah Kasih

Genre: Roman
Main cast:
Gilang - jokes, best friend, spoiled boy, naughty boy, best friends  Morgan, singer
Morgan - cool, best friend of Gilang, romantic, shy
Arya - cool, like a boss, grumpy; but patient, guitarist
Anya - smart, beauty, love the music, pianist
Ellise - love Morgan, smart, beauty
Ocha - confusion girl, complicates the problem
Dina - cool, love peace, defense
*Story*

Aku berlari ke kelasnya. Ellise dan Ocha sudah menunggu mereka. "Hfftt... Untung! Aku belum terlambat!!" kata Fanny "Ih, lebay.." ujar Ocha yang melihat Anya "Apa sih kamu, Cha. Lebay-an kamu kali .." kata Ellise membela Anya "Biarin dong. Suka-suka aku dong, mau lebay atau enggak. Emang masalah buat kamu?!" tanya Ocha "Berarti, suka-suka Anya kan, mau lebay atau enggak? Kenapa tadi lo urusin Anya?!" tanya Ellise balik yang membuat emosi Ocha meningkat "Sudahlah, mengapa kalian bertengkar terus?" Dina mulai angkat bicara dengan nada meninggi. Sedangkan Anya melihat geli dengan tingkah laku sahabat-sahabatnya itu.
***

Anya, Dina, Ellise berlari cepat ke kantin. Mereka cepat-cepat agar Ocha tak mengikuti mereka. "ANYA, DINA, ELLISE!! TUNGGU!!" teriak Ocha. Dengan terpaksa, mereka bertiga menunggu Ocha. "Kasihan tau, Ocha enggak punya teman.." kata Dina seolah mengerti isi hati Ellise.
***

Saat pulang, Gilang menghampiri Anya, sahabat perempuannya. "Hai, Anya!" sapa Gilang "Hai juga.." kata Anya malu-malu "Pulang bersamaku yuk!" ajak Gilang "Umm.. maaf, aku harus melihat isi blog -ku! Mungkin... ada balasan dari Mr. Lollipop," tolak Fanny halus 'Mr. Lollipop?!' batin Gilang "Oh.. Ya sudah, lain kali," kata Gilang cepat sambil menyembunyikan raut wajah kecewa.
***
Anya POV
Aku pun sudah sampai rumah, ia cepat-cepat berganti baju dan menyalakan laptop.
Aku langsung membuka blog -nya, dan.. yak!
Mr. Lollipop
Hai.. bisakah bertemu sore ini di belakang sekolah? Aku tunggu! X:)
Mrs. Cupcakes
Bisa..
"Umm.. Ku rasa, dia tau identitasku!" gumam Anya. 'Ah, lebih baik aku tidur!' batinku.
***

Sore harinya, Gilang dan aku bersiap untuk bertemu di belakang sekolah.
***
ANYA POV

I start to write a love letter, when I first met you there
But I still keep it on my secret place
I'm not the only one who adores you anyway
But someday you will know that I am here


I'm just waiting for a moment to tell you
I'm waiting, and I'll make you all mine
I'm just waiting, waiting, waiting..


I don't care what people say say about who you are and what you do
And all I see that perfect lies in you
I believe that the time will we come  and we will be together
Oh I am so in love with you, and I'm failing, I'm failing for you..


Samar-samar aku mendengar nyanyian seorang laki-laki dengan petikan gitarnya. Aku mencari asal suara itu. Sesosok jaket biru tepat di hadapanku. "Hai!" ku coba menyapa. Ia langsung menghentikan nyanyiannya dan langsung menghilang saat ku tak menatapnya. "Ah!" kataku kesal. Aku langsung duduk di sebuah bangku reyot itu. Aku mengambil i-pad dan mencari-cari pesan dari si Mr. Lollipop
Mr. Lollipop
Aku memakai baju hitam. 
"Uh.. ternyata, orang itu bukan yang aku kenal!" desahku. 'Kreekkk!' suara kayu patah itu mengagetkanku! Bayangan hitam itu langsung berlari, hilang. "Hei.. tunggu!!" kataku sambil berlari.
***
Other Pov


"Ah, sia-sia aku!" kata Anya menyerah. "Hai Anya!" sapa Gilang. Persis, ia persis ciri-ciri Mr. Lollipop "K.. Kau Mr. Lollipop?" tanya Anya "Ha-ha.. Jangan aneh, Anya! Aku Gilang, tetap Gilang! Tak mungkin aku berubah jadi Mr. Lollipop, seperti yang kau kenal.." ejek Gilang 'Andai kau tau..' batin Gilang. Gilang pun turut duduk di sebelah Anya. "Ku lihat kau berlari.. Mau apa?" tanya Gilang "mengejar si misterius Mr. Lollipop lagi? Ha-ha-ha-ha!" sambung Gilang disambut tawanya. Anya tak merespon tanggapan itu. Padangannya kosong! "Anya?!" kata Gilang menggucang-guncang tubuh Anya. Anya sadar, ia langsung mengambil aqua botol "Arg!" "Nih, mumpung aku bawa.." kata Gilang menyodorkan botol aqua. Tanpa ba-bi-bu, Anya langsung mengambil botol itu. "Tadi.. aku melihat sesosok orang bernyanyi. Aku panggil, dia hilang....." jelas Anya "Sudahlah Anya, tenangkan dirimu!" Gilang menenangkan diri Anya. 
Kedua makhluk itu pun berjalan pulang ke rumah masing-masing
Gilang POV
Aku memasuki rumahku, dan tersenyum kepada Anya. "Anya... andai lo tau..." batinku sambil memasuki rumah. Aku langsung membuka laptop. Ada pesan dari Mrs. Cupcakes
Mrs. Cupcakes
Haii.... Mengapa kau tak datang sore ini? Dusta..
Mr. Lollipop
Maafkan aku.. Aku..... harus pergi....
Mrs. Cupcakes
Tak apalah. Ku harap kita bisa bertemu.. 
"Aku belum siap.. Aku takut..." desahku. Aku pun langsung menutup laptop dan tertidur nyenyak.
***
Other POV
Saat di kelas, Gilang mendapati Anya yang sedang mengomel. "Um.. ada apa nih?" tanya Gilang "Kamu tau kali!" kata Anya tanpa memandanginya. Anya pun tetap melanjutkan ceritanya. Gilang pun berjalan lesu ke sebuah bangku. 
GILANG POV
"Lagi ngapain bro?" tanya Arya yang baru datang dari rumahnya "Umm.." kataku mendiamkan Arya sambil tetap bermain dengan ponselku "Damn," ujar Arya dan meninggalkanku. Aku menatapnya sambil terkekeh geli.
"Hei!" sapa sahabat baikku, siapa lagi kalau bukan Morgan. "Lagi apa kamu?" tanyanya "Ini orang yang ke 54434348 yang bertanya aku sedang apa. Bukannya kau melihat sendiri?!" tanyaku ketus "Iya. Aku bercanda Gilang!" sahut Morgan tersenyum. Suasana kembali hening, aku tetap bermain dengan BlackBerry ku, sedangkan Morgan membaca buku. "Umm.. Gilang..." panggil Morgan mencairkan suasana. Tetapi, hatiku langsung gusar. Panggilan Morgan membuatku tak nyaman. Serasa...... 
"Morgan..?" kataku bernada tanya. Wajah Morgan mendekat ke telingaku. Mencekeram. "Kau...... suka Anya?" tanyanya tepat di telingaku. DEG!! Jantungku serasa melonjak. "Ah.. tidak!" kataku bohong "Tak mungkin ada tiga bukti...." ujar Morgan tak percaya "Mukamu sangat pucat ketika aku bertanya itu, alis ulatmu terlihat..." jelas Morgan "A--alis ulat?" tanyaku "Iya.. Alis ulatmu terlihat ketika kau berbohong," jawab Morgan 'DEG!' "Dan...... aku membaca buku harianmu.." kata Morgan sambil menutup buku yang sedang ia baca. "MORGAN!" teriakku "Tenang, aku tak akan menyebarkannya. Aku sahabatmu! I'm your friends!" kata Morgan menepuk bahuku dan mengembalikan buku harianku. Ia kembali ke tempat duduknya.
Other Pov
"Anak-anak, hari ini pelajaran biologi. Ibu akan membagi kelompok. Setiap kelompok 3 orang. Bla-bla-bla" kata Bu Sri, guru biologi. "Gilang, kau bersama Anya dan Morgan." kata Bu Sri. Morgan hanya senyum-senyum sambil menyenggol tangan Gilang. Gilang pun melirik Anya yang juga senyum-senyum malu. "Tunggu apa lagi? Cepat, kalian kerjakan!" suruh Bu Sri. 
***
Mereka bertiga pun langsung pergi ke halaman sekolah. Mereka meneliti tanaman dan hewan yang ada di halaman sekolah. "Gil, enggak usah malu kali," ejek Morgan "Ada apa sih?" tanya Anya yang memperhatikan Gilang dan Morgan "Hah? Ngga!!!" jawab Gilang cepat. "Ya udah," kata Anya disambut tawa kecilnya.
"Umm.. Gil, Gan, kesana yuk! Mumpung sepi," ajak Anya. Mereka pun langsung ke tanaman anturium. Tanpa sengaja, tangan Gilang dan Anya bersentuhan. Mereka berdua pun senyum-senyum malu.
Gilang POV
DEG! DEG! 'Ini benar Anya kan? Uh!' batinku. Ingin ku hentikan waktu..... Indah bersamanya...
Anya POV
Ya ampun, ini anak iseng benar! Ya Tuhan... Kenapa aku ingin menghentikan waktu bersamanya?! batinku.
Other POV
"Hrrmm.." kata Morgan. Anya dan Gilang langsung melepaskan sentuhan tangan mereka.
***




Gilang mengaduk-aduk isi tas, isi laci. Hasilnya nihil! "Ya Tuhan... Tadi aku taruh dimana?!!" gumam Gilang. "Hei, cowok manis! Lagi apa?" tanya Arya "Minggir kau!" usir Gilang "GILANG! Kau cari ini ha?" tanya Morgan sambil melambaikan buku harian Gilang "YA TUHAN!! MORGAN, KEMBALIKAN!!!!" teriak Gilang dan langsung mengejar Morgan. "Ha-ha-ha! This!" kata Morgan sambil menyerahkan buku harianku.
***










Anya POV
Angin mengalir dalam tubuhku...
Ku rasa ombak menggelonjak dalam diriku..
Dia....
Dia memang romantis..
Bagaikan langit dan laut yang bersatu...
Hidup dalam lembaran baru..
Hidup bersama sepasang kekasih...
Ku tau ini!
Aku merasa...


Aku berjalan di tepian pantai, ternyata dia romantis! Bahkan, ia pun meminta maaf kepadaku dengan mengantarku ke pantai! Memang, ini memang gila, bahkan sangat! "Anya.. maafkan aku! Aku tak bermaksud mempermalukan kamu!" pinta orang yang mengajakku ke pantai, ya Gilang. Aku hanya tertawa kecil dan menyuruh Gilang berdiri. Aku memegang pipinya. Ia pun memelukku dan mencium keningku. 
Other POV
Mereka, ya mereka berdua. Gilang dan Anya tenggelam dalam cinta...



Wednesday, March 28, 2012

Happy Eleventh Denadia!

Kemarin, hari Sabtu tepatnya tanggal 24 Maret, ada kejadian unyu untuk gue *ihunyu
----
Pagi harinya, gue bikin postingan di facebook, ini dia:

Di twitter juga ada:
Happy Sweet Eleventh Denadia!

Friday, March 16, 2012

semua tentangku, tentangku, tentang kita

"Denia!! Awas!" teriak Vidy "Ah!" teriak gue "Lo sih Dy.. apaan" marah gue "Lah, lo juga. gue panggil diem ajaa," protes Vidy "Udah, ga usah marah Ni." kata Vidy.
----

"kalian kenapa?" tanya Gilang duduk disebelah gue "Vidy tuh. Udah tau gue disini. Dilemparin bola -__-" kata gue, sewot "Lah, lo juga kali! Ngapain lo disitu? udah tau gue main basket" kata Vidy "Woy! Udahh! Malu oi, diliatin" lerai Gilang "ah udah ah, bosen gua sama lu. masuk tenda ahh.." kata Vidy sambil membawa bolanya. tiba-tiba ada yang datengin gue sama gilang. tuh, bener dugaan gue. aulia: orang yang idamin gilang. "gue ke tenda ya gilanngg.muahh :*" kataku sambil sedikit mengejek gilang "ish najong! ikut oii" teriak gilang. gue liat dari tenda, muka aulia jadi sedih gitu. ahahaa,lucu pokoknya. "gil, jahat banget lu. udah tau si aulia nunggu lo. malah lo tinggal. sanaaaaa~" teriak gue sambil mendorong gilang "ah den. lo.. aduh, please dong. lepasin gue dari dia! gue benci kaya gini!" teriak gilang, sampe vidy bangun "hooaaahh... apan sih lo berdua. gua lagi enak tidur malah berantem" protes vidy "lah, tuh. si gilang geblek banget. si aulia udah datengin, malah tinggal aja," jelas gue "ahahaa. geblek lo gil. sana, kasian oi" kata vidy "dy, tarik gilang!" perintah gue "sstt.. ayok oi. kumpulll" kata gilang "ahh.. guru gasek," kata gue. akhirnya, kita bertiga jalan ke lapangan. oh ya, tendanya itu isi gue, vidy, gilang. yang cowo cuma gilang. gue, sama vidy berdua. si gilang pisah gatau kemana.
gue liat kiri gue, ada cowo! wuah, ganteng banget!! gue langsung senyum ke dia waktu dia liat gue. denger-denger, pak shan pembimbing camping bilang harus cari 1 pasangan cowo cewe. wah, sebelah kiri gue langsung tarik gue. deg! salah tingkah gue. "ee.. gue gue denia," kata gue memperkenalkan diri "gue carel, biasanya gue dipanggil caramel. haha, lucu bener." kata carel. gue cari si vidy. ternyata dia sama cowo inceran gue dulu, tapi sekarang engga. namanya vidie. nah, waktu liat gilang, gue pengen ngakak. dia sama aulia! udah, gue kasian banget sama gilang, muka kaya anak kucing yang lebih unyu.
----
selesai game, gue langsung ampirin gilang masih muka pucet banget. "gil, lo gapapa kan? muka lo pucet bangett.. haha. gapapa gil, ntar lagi lo bakal cinta, ahaaa" canda gue "ggue pu--" belom sempet selesai ngomong, gilang langsung jatuh pingsan "GILANG! aduh gil, lo jangan bercanda dong.." keluh gue "vidy mana juga," lanjut gue sambil merogoh saku "shit, hp gua ketinggalan! oh ya, ga boleh bawa hp deng" batin gue "denia, temen lo kenapa?" tanya seseorang "ga tau nih. tiba-tiba dia pingsan, bantuin dong" kata gue. tanpa banyak bicara, orang itu langsung gendong gilang "carel?" tanya gue kaget "lah emang." jawabnya singkat. "wuih, carel emang bener. caramel unyuuu!" batin gue "rel, gue cari vidy dulu ya," pintaku "okee." jawab carel. gue langsung lari ke tenda. tuh bener, vidy ada. "hh.. hhh.." "ngapa lo?" tanya vidy "ikut gue!" jawab gue ngos-ngosan. kita berdua lari ke tempat dimana ada carel.
"GILANG?!!" teriak vidy sambil duduk di deket gilang "rel, kapan dia siuman?" tanya gue "waktu lo tinggal.." jawab carel "gil, minum dulu gih.." tawar gue. gilang hanya menggeleng "gini aja, gue ajak gilang ke tenda. mukanya pucet banget tuh. kalian ikut games sama pak shan ya," kata carel "ya deh," jawab gue.
kita berdua jalan ke lapangan sambil cerita-cerita. "tadi namanya carel?" tanya vidy "iya. gue kenal dia waktu games 1.." jawab gue "ganteng banget, baik lagi.." celoteh vidy "gaa.. lo sama vidie kan?" tanya gue agak ga nyambung "ee.. iya. iya" jawab vidy bingung. "eh udah, lari yuk! ntar hukum lagi," kata gue.
sampe disana, gue jadi ga semangat. udah ga ada gilang carel pula.
tiba-tiba ada yang nepuk pundak gue. gue langsung balik badan. wooww.... carel ! "Carel?" tanya gue "iya?" tanya carel balik "lo lo.. lo disini?" "iyalah. buktinya gue adaa.." jawab carel "terus gilang?" "dia minta gue ikut games. dia katanya cuma ga percaya kalo sama aulia. makanya dia pingsan. haha" jelas gilang "oh.. yaudah, sama gue yuk!" ajak gue "lha temen lo tadi?" tanya carel "dia sama pacarnya.. hmm.. tuh !" jawab gue sambil menunjuk vidy dan vidie. "haha...".
----
malam harinya, camping mengadakan api unggun. "au ah.. brr! dinginn.." gue menggigil. disini di bukit, jadi jelas banget malemnya kedinginan. "nih, pake aja jacket gue," kata carel sambil memberi jacketnya "hah, ga usah deh rel. lo aja," kata gue tersenyum "masih dingin?" tanya carel, gue hanya mengangguk. "ini pasti ga bikin dingin!" kata carel misterius sambil mengambil benda "gitar?" batin gue. carel langsung berdiri dan nyanyi lagu di depan gue.
"dy.. liat deh. tuh carel sama denia. aahh.." kata gilang sambil lirik gue, tapi gue ga tau. "mana mana? ah.. iya so sweettt!" kata vidy memeluk gilang "dy, apaan sih lo" kata gilang menyadarkan vidy "hhee.. ganggu yuuk!" ajak vidy "ehh, jangan! lagi romantice !" larang gilang "ah cemen lo. sebagai cowo, lo tuh harr--" belom selesai vidy ngomong, gilang langsung bungkem mulut vidy dan narik ke arah gue, dan dia langsung bilang "CIYEEE!!!!! denia berani yaak". carel langsung berhenti nyanyi, gue cuma bisa senyum bingung dan carel cengo. "udahh, lanjjut oii.." ledek vidy "yaahh.. kok diem?hmm.. gilang, pergi yuk! gangguuu" sindir vidy.
----
akhirnya, acara api unggun dimulai jam 23.00! aduh.. mata gue 5 watt lagi.
tapi, gue ga jadi ngantuk, kita baris. carel nyanyi-nyanyi imut gitu, gue lala nari-nari. kaya VC SM*SH-ADA CINTA yang bagian terakhir..